26 November 2010

Aku dan Dia..... Bahagia

Oleh : Hj.Yulia Widiasari Rahmah

Hari itu tahun 1993 aku masih duduk di kelas 3 SMA, ketika seorang karyawan kopeg Telkom berada satu mobil denganku, tepatnya mobil ayah Yeni sahabatku, teman sekelasku, ternyata dia sekantor dengan pa H Achyar ayahnya Yeni.
Aku duduk di jok paling belakang tepat bersebelahan dengan laki2 itu. Sepanjang perjalanan GO ke Banjaran dia terus memberikan motifasi agar aku giat belajar, minta do'a restu orang tua,agar segala apa yang aku cita-citakan dapat kuraih.
Aku ingat saat itu aku sedang berpuasa dan sudah membawa bekal untuk tajil di perjalanan, tapi sepanjang perjalanan aku tak berani membuka bekal itu karena dia sedang serius membicarakan satu topik pembicaraan. Aku sangat terkesan dengan wawasannya yang luas, aku baru ketemu orang seperti ini.sangat berkarakter. Sangat istimewa...cuma itu.
Ba'da Isya aku sampai di rumah, sambil berbuka ( karena tertunda) ku ceritakan pada orang tuaku peristiwa di mobil tadi, tanpa ada perasaan apa-apa dan kesannya biasa-biasa saja. Tapi ayahku rupanya punya feeling yang kuat. Tidak biasanya putrinya bercerita tentang seorang laki-laki..hmmm..padahal si aku nya biasa-biasa aja tuh..hehe..
Waktu berlalu begitu saja, tak ada fikiran apa-apa tentang Mr X ini. Suatu hari...yaitu hari yang bertepatan dengan hari perpisahan kelas 3 di SMA ku..sebelum berangkat aku ke rumah Yeni dulu dan mampir ke tempat Mr X ngajar. Dari kejauhan Mr X terlihat menyapa atau apalah nggak begitu jelas, dan mungkin responku dingin-dingin saja...hihihi..
Tak lama dari pertemuan itu Yeni ke rumah, dan to the point katanya ada salam dari Mr X (kang Ery) . Katanya hari itu aku sombong alias cuex bebex..jadi bikin dia penasaran..heuheuheu..!!. Cerita punya cerita (entah betul atau tidak) malam sebelum aku ke pesantren dia sholat istikhoroh dan entah apa do'anya pada waktu itu (ntar ya konfirmasi dulu takut salah..hehe). Dan ternyata yang datang seorang wanita berkacamata tebal dengan pakaian ungu warna favoritenya..hufpt!.
Yeni pengen langsung dapat jawabannya...duh aku jadi bingung...tanpa fikir panjang ku bilang iya deh kenalan dulu, coba jalani dulu.
Malam minggu pertama katanya dia kerumah...eee..ternyata di rumah kosong, memang seisi rumah lagi nonton laser disc di rumah saudara..xixixi...kasian ya ?
Tapi dia tidak patah semangat, dia datang lagi.... yang nerima langsung bapakku yang lagi dengerin radio KLCBS....fikirnya "Waah..nyambung nih" secara... dia kan penggemar jazz berat geetoo loch !
Dia langsung menyampaikan maksud kedatangannya ke bapak...eeh malah bapakku yang grogi..xixixi..dianya lancar2 aja. Yaa...udah gitu bapakku tidak bisa berkata tidak...terserah anaknyalaaaah....!
si gue juga masa nolak maksud baik orang, walaupun pada saat itu fikiranku masih seputar masuk perguruan tinggi...sukur sukur kalo diterima PTN.
Begitulah..akhirnya aku terima niat orang yang mau ibadah. Usiaku terpaut 8 tahun..aku masih polos waktu itu...dan sedikitpun tidak pernah terbersit difikiranku , bahwa dia adalah jodoh yang Allah berikan padaku.
Entah kapan mulainya cinta itu tumbuh dan berkembang seiring berjalannya waktu...sempat long distance juga...dia sempat ngapel jam 4 subuh ke Tasik ..saking dianya nggak kuku menahan rindu.
4 Februari 1994 khitbah dilaksanakan...hmmm setelah itu long distance,aku di Singaparna Tasikmalaya...dia di Banjaran. Bapakku ternyata pengertian banget aku di titipin di rumah wa H Mimin di Soreang sambil belajar dagang katanya. Makasih ya wa Haji...kebaikan wa haji sangat berarti bagi kami.
Tanggal 27 November 1994 kami menikah...dan Subhanallah kami sekarang sudah punya 5 anak . Dia adalah bapak yang baik, bertanggung jawab, kekasih yang pengertian, sabar atas semua kekuranganku, guru yang telah mendewasakan aku, suami yang sholeh...dengan segala keunikannya aku terima dia apa adanya...dan kuharap dia juga terima aku apa adanya.
Ya Allah..segala puji bagiMu yang telah memberiku imam yang sholeh...cerdaskan aku ya Allah, agar aku bisa selalu mendukungnya dalam setiap gerak langkahnya yang selalu diniatkan untuk memberi kemanfaatan pada orang lain.
Ya Allah...berikan kekuatan pada suamiku dalam menjalankan segala amanah yang di embannya. Tugas-tugasnya sangat berat dan tanpa pertolonganMu dia tidak mungkin sekuat ini.
Kadang dikala kondisinya lemah...tekanan darahnya drop sampai 90/60.
Suamiku...tanpa dirimu aku tak berdaya. Aku mencintaimu...

3 November 2010

Ridho-Darus Minta Perlindungan Polisi

KATAPANG,(GM)-
Pasangan cabup-cawabup Ridho Budiman Utama-Dadang Rusdiana (Ridho-Darus), meminta perlindungan Polres Bandung. Permintaan yang disampaikan Selasa (2/11) sore melalui surat permohonan resmi itu, terkait adanya intimidasi terhadap sejumlah saksi Ridho-Darus dan upaya merebut dokumen C-1 (format laporan penghitungan suara, red).

Hal itu diungkapkan sekretaris tim sukses Ridho-Darus, Gun Gun Gunawan dalam keterangan pers di kantor DPC PKS Kab. Bandung, Jalan Raya Katapang, Kab. Bandung, kemarin.

"Terkait adanya intimidasi dan pemukulan terhadap sejumlah saksi kami, bahkan ada upaya perebutan dokumen C-1. Kami rencananya sore ini akan melaporkan kejadian itu sekaligus meminta perlindungan Polres Bandung," ungkapnya.

Diungkapkan Gun Gun, terjadinya intimidasi dan pemukulan yang menimpa sejumlah saksi TPS pihak Ridho-Darus itu, baru terungkap Senin (1/11). Peristiwa itu menimpa petugas TPS Desa Nagrak, Kec. Cangkuang, petugas TPS di Kec. Banjaran, dan petugas TPS di Desa Patengang, Kec. Rancabali. Mengenai pelakunya, orang yang tak dikenal, tapi ada di antaranya yang mengaku dari panwascam setempat.

Menurut Gun Gun, adanya tindakan kekerasan tersebut, selain membuat shock saksi yang bersangkutan, juga merugikan pasangan Ridho-Darus. Karena akibat intimidasi dan pemukulan itu, yang bersangkutan menjadi tidak jadi bertugas di TPS.

"Karena kita ingin minta jaminan polisi agar petugas kami di lapangan melaksanakan tugasnya dengan aman. Begitu juga dokumen yang dibawanya khususnya C-1, bisa dibawa dengan aman pula," tandasnya.

Dikatakan Gun Gun, peristiwa intimidasi terhadap korban di Desa Nagrak, Cangkuang, dilakukan dua orang tak dikenal, Minggu (31/10) subuh sebelum korban bertugas di TPS setempat. Selain diintimidasi, korban juga dipukul sehingga mengalami memar di salah satu bagian badannya. Akibat tindakan kekerasan itu, yang bersangkutan tidak jadi bertugas menjadi saksi di TPS.

Peristiwa di Banjaran lanjut Gun Gun, terjadi Jumat (29/10). Pelaku kepada korban mengaku petugas panswascam setempat. Tapi yang agak janggal, korban bukannya dibawa ke kantor panwascam, tapi dibawa ke tempat lain dan kemudian diintimidasi.

"Intimidasi yang sama terjadi di Desa Patengang, Rancabali. Saksi kami saat pulang dari TPS dicegat orang tak dikenal. Selain diintimidasi dan dipukul, pelaku juga berupaya merebut dokumen C-1. Tapi tidak berhasil karena keburu ada warga yang menolong," paparnya.

Gun Gun mengatakan, saksi-saksi dari Ridho-Darus saat ini yang sedang bertugas di PPK, dikhawatirkan kembali menjadi korban intimidasi dan pemukulan. "Karena itu kita minta perlindungan polisi," katanya.

Yakin menang

Terkait penghitungan suara, dikatakan Gun Gun, pihaknya sudah selesai melakukan penghitungan real count versi mereka dengan sistem cepat, selain sistem penghitungan cepat dengan metode quick count.

Menurutnya, sejalan dengan hasil quick count, penghitungan real count dengan metode SMS yang telah selesai dilakukan, memperlihatkan pasangan Ridho-Darus unggul meskipun tipis. "Kita telah selesai menghitung secara real count dengan hasil 50,4% untuk pasangan Ridho-Darus dan 49,4% untuk pasangan DNDR," katanya.

Ditanya mengenai keyakinannya atas hasil penghitungan, menurut Gun Gun, selain hasil penghitungan real count tersebut hampir sama dengan hasil quick count yang dilakukan pihaknya, penghitungan real count dengan metode SMS pun dilakukan berdasarkan data model C-1. Sehingga tidak ada upaya rekayasa menambah atau mengurangi perolehan suara. (B.35)**

2 November 2010

Kaukus Muda Partai Islam se-ASEAN Terbentuk

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Merespon tantangan kaum muda di tengah arus globalisasi, dibentuklah Kaukus Muda Partai Islam se-ASEAN pada Jumat (29/10) di Jakarta. Peluncurannya ditandai dengan penyelenggaran Islamic Leadership Training yang melibatkan peserta dari kalangan muda Parti Islam se-Malaysia (PAS), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serta Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU).

''Yang ingin dicapai dengan adanya kaukus ini adalah adanya kesamaan cara pandang atas persoalan-persoalan kawasan dan global, sehinga memudahkan dalam upaya menghadapinya,'' ungkap Sahal L Hassan, Wakil Ketua Umum PBB di sela-sela pembukaan Islamic Leadershp Training tersebuit di Kantor DPP PBB, Jakarta (29/10).

Dikatakan Sahar, ini merupakan awal yang baik, diharapkan dengan seiringnya waktu, peserta kaukus ini bertambah banyak serta frekuensi pertemuan dan kegiatan juga semakin sering. ''Ke depan, tidak hanya pelatihan  kepemimpinan, namun Kaukus ini juga akan menggelar berbagai pelatihan seperti kewirausahaan bagi pemuda Islam dan lainnya,'' jelasnya.

Islamic Leadership Training diikuti oleh 20 peserta dari Indonesia dan 22 peserta dari delegasi partai Islam di Malaysia. Pelatihan dibuka oleh Ketua Umum PBB, MS Ka'ban. Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia, Fathurahman Mahfudz, menegaskan bahwa dengan cikal bakal peserta dari dua negara serumpun ini, Kaukus akan mengembang ke negara-negara sekitar di kawasan ASEAN. '

'Prioritas pengembangan adalah Brunei Darussalam, Filipina (bagian Selatan) serta Thailand bagian selatan). Partai Islam di Indonesia lainnya juga diharapkan dapat bergabung dengan kaukus ini. Demikian pula partai dengan pemilih Muslim di Singapura atau negara lainnya,'' papar Fathurrahman.

1 November 2010

Quick Count ORARI & KPU PEMILUKADA 2010

 

Tabulasi ORARI Kab Bandung,. Perhitungan Suara Sementara.PEMILU Bupati & Wakil Putaran II. pd pukul 22.00, dari 31 Kecamatan...
Paslon No.7 - 673.463 / 53.25 %, Paslon No. 8 - 591.197 / 46.75 % jumlah suara sah 1.264.660 / 100 %. Suara Tdk sah 44.098,
Jumlah DPT 2.129.802. Partisipasi Pemilih... 1.308.758 / 61.45 %.......