Sekilas omongan tersebut benar akan tetapi kebablasan ! (mereka tidak sadar itulah salah satu konsep komunis) menjauhkan umat dari Politik.
Silaturahmi PENTING saudaraku tapi melek Politik juga PENTING.
Ini Mengingat kan Ucapan Pentolan PKI - DN Aidit : "PISAHKAN AGAMA DAN POLITIK !". Jadi intinya adalah KITA HARUS MELAWAN setiap ajakan atau omongan yang menyuruh kita untuk BUTA POLITIK ! kenapa?, karena Islam Memerintahkan kita untuk BER POLITIK ! Mencontoh Rasulullah SAW ; "ISLAM adalah Agama yang SEMPURNA dan PARIPURNA !, KAMIL WA SYAMIL !".
Jangankan masalah POLITIK ..., Lha Wong Tatacara Masuk Kamar Mandi saja diatur, Tatacara Berkeluarga juga diatur, Tatacara Berdagang juga diatur !, Lha apalagi POLITIK !
Saya merasa....., bisa jadi Oknum-oknum yang Ngelarang diberbagai pembicaraan, termasuk Group WA tersebut adalah bagian dari Para Perusak ISLAM yang tidak ingin ISLAM Berperan dalam PER POLITIKAN INDONESIA..
Saudaraku tahu ! Gegara kita tidak peduli dengan politik ; nasib umat Islam yg MAYORITAS jadi MINORITAS tidak bisa membuat aturan yang menjadi Agama mayoritasnya.
Di lembaga politik seperti DPR saat ini, beragam penganut agama berada, kenapa kalimat tadi hanya dialamatkan kepada umat Islam saja (?), umat Islam harus mengambil peran strategis disetiap lini, umat Islam harus memberikan kebaikan bagi bangsa ini dalam membangun bangsa yang maju dan berperadaban, sehingga seluruh rakyat ; apapun agama, suku, dan dari manapun keturunannya merasakan keutuhan dan ketentraman sebagai satu kesatuan bangsa, jangan mau diatur oleh segelintir orang untuk menguasai bangsa demi kepentingan pribadi dan kelompoknya saja, terus apa yang bisa kita banggakan (!?). Belum lagi saat ini sudah BANYAK yang terang-terangan meng kebiri bahkan menghinakan Islam !. Negara memanggilmu untuk membangun bangsa ini bersama-sama dalam bingkai NKRI. Meski nampak di hadapan mata ;
- Al Qur'an JELAS DINISTA, mereka bilang JUST SLIP OF TONGUE !
- Kalimat TAUHID DIBAKAR, mereka bilang itu bendera HTI !
- Perda Syariat mau DILARANG
Yang lalu digodok RUU Penghapusan Kekerasan Seksual
Judulnya MANTUL (mantap betul) tapi isinya NAUDZUBILLAH MIN DZALIK, yang di dalamnya pelegalan LGBT, Sex bebas, Pornografi bagaimana nasib generasi umat ke depan (?).
Sekarang digodok RUU HIP, inti Isinya Penghapusan Ketuhanan Yang Maha Esa, Agama mau disingkirkan. "TRUS KALIAN MASIH MAU NGOMONG : GAK USAH BAHAS BAHAS POLITIK Lah !!!"
"TRUS KALIAN MAU NYINYIR : POLITIK ITU KOTOR - ISLAM AGAMA SUCI.. JANGAN DICAMPUR ADUK Kan !!!"
Saudaraku tahu nggak, kalau terjadi adzab bencana gara gara MAKSIAT MERAJALELA, siapa yg terkena dampaknya (?) ; Kita Semualah, bukan hanya yang melakukan maksiat, tapi bahkan lebih banyak terdampak kepada orang yg beribadah! . Apa kita akan tetap DIAM maksiat di depan mata !
- Apa yang bisa di pertanggung jawabkan di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
- Apa yang sudah kalian Perjuangkan untuk melawan Mereka.
BUKA MATA - BUKA HATI !
Kenapa populasi Islam TURUN DRASTIS dlm satu dekade terakhir ? karena kita HANYA MEMENTINGKAN DIRI KITA SENDIRI ! PENGEN MASUK SURGA SENDIRI !, PENGEN CARI AMAN SENDIRI ! Ah..masa bodoh "POLITIK" gak mau urusan - yang penting ibadah (sholat, puasa, zakat, haji) saya lancar. Itu yang biasanya ada dalam setiap hati muslim sa'at ini ; begitu egoisnya kita, saudaraku. bahkan sering kita berfikir : Ah...masa bodoh kamu mau berbuat maksiat - yang penting anak istri saya ta'at.
Akhirnya bisa dilihat sendiri, karena ke masa bodohan kita ini - Islam sekarang jadi seperti ini. ISLAM dikebiri dihinakan, Ulama di Persekusi di Kriminalisasi, bahkan Dakwah di batasi.
Kaum Liberal makin bebas, Syi'ah Gembira, PKI menggeliat, LGBT ketawa, Yahudi di beri ruang. Tragisna kita yang makan nangkanya jauhi POLITIK, saudara kita yang kena getahnya.
Sudah fahamkah, saudaraku?
Semakin jauh umat Islam dari POLITIK semakin mudah musuh Islam menghabisi ISLAM. Ayo saudaraku kita dukung siapapun yang peduli Islam, supaya negeri ini dipimpin oleh pemimpin yang faham dan memperjuangkan Islam. Islam rahmatan lil a'lamiin.
Aamiin Ya Robb.
