22 April 2011

DIBUANG SAYANG ...... Untuk Sannandika

Suatu saat ketika aku rindu
aku masih tak berani panggil namamu
walau kita seakan tak berjarak
tapi masih saja ku aku sisakan ruang..
untuk aku mengatur degup jantungku..desiran darah di nadiku..
lagu rindu itu seolah lenyap ditelan sunyi
dan berlabuh di ujung waktu..
tiap detik waktu bersamamu ...
itu satu tablet obat yang akan menyembuhkan buncahan rindu itu...
Candumu buatku lemah tak berdaya...
Di buang sayang..

Seandainya matahari kau beritahu indahnya malam..
apakah ia akan datang kemari ?
Tak ada tempat yg aman tuk sembunyikan senyum manismu..pada bunga...  kupu-kupu.... gerimis...pada mentari ? ah kadang mentari mengubahnya jadi pelangi..dan semakin nampak betapa indahnya engkau tersenyum
Sayang..bantu aku untuk menulis..syair rindu..sunyiku pada pena..meja coklat ini kini berdebu..
Seakan lautan kata itu kini membeku
pena itu menggigil goreskan kegelisahan
kini aku tulis pada selembar kertas abu
tdk aku lipat..
kubentuk sebuah perahu..bertuliskan namamu..
kemudian aku layangkan menuju padamu
ternyata kamu jauh..dan perahu itu kembali padaku..
kubuka kembali lipatan itu..namamu masih utuh di situ..
Ada rasa gelisah ketika aku ingin melukis pelangi di matamu
Aku hanya mampu membuat hati ini bahagia diambang kebahagiaan itu
sementara membiarkan kebahagiaan itu menjadi milikmu saja..
Saat ini aku sedang igin menulis dan biarkan pena ini asyik menari dari sudut ke sudut
hingga penuh kertas lembar demi lembar..

"When one door of happiness closes..another opens..but often we stare so long at the closed door that..we'll soon realize that the open door..for however long it was opened..is now closed too..."

Air matamu menetes membasahi kertas syairku..membasuh setiap aksara..menggenangi setiap huruf..
lalu tersisa butiran air matamu dan menetes di akhir paragraf..dan.. aku selalu hanyut dalam rindu.
Sist..jika kamu tak memebisikkannya untukku..mungkin tak ada puisi di senja ini..
sist..lihatlah huruf rindu beterbangan menjelma bintang-bintang..kemudian menysun cerita di cakrawala.
sist sayang..bulu matamu yang lepas biar kujadikan kuas..tuk melukis..biar indah seindah rinduku padamu...
menggoreskan kata selembut senyummu..selembut ucapmu...
Torehan warna membias jadi abu dan ungu...
dan aku tak mampu tuk dapat memeluk wangi tubuhmu...
membungkam lingkar bibirmu..
Saat ini aku sedang memandangmu..
aku hanya bersyukur bisa memandangmu
aku hanya mampu memeluk bayangmu
aku tak bisa sentuh bibirmu
aku tak mampu bisikkan kata merayu
hanya jutaan kata menumpuk membentuk bulir rindu..
peluk aku sayang...
Sudah ga ada bulu mata yang lepas
sudah ga ada butiran crystal air matamu yg membentuk tanda seru di pipi merahmu..

20 April 2011

PBB Yakin Bom Cirebon untuk Adu Domba Umat Islam


  

RMOL. Partai Bulan Bintang (PBB) mengecam aksi bom bunuh diri yang dilakukan di Masjid Mapolresta Cirebon, Jawa Barat. Perbuatan tersebut adalah perbuatan biadab dan sangat tendensius.

“Kami mengecam, dan meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas, dan ini tidak ada kaitannya dengan umat Islam dan jihad, ini jelas-jelas memfitnah Islam dan mencederai umat Islam. Hal itu jauh dari kaidah-kaidah perjuangan umat Islam,” kata
Ketua Umum PBB, MS Kaban saat dihubungi, beberapa saat lalu (Jumat, 15/4).

PBB meminta pihak kepolisian agar serius menangani ini, dan mengusut sampai ke akar-akarnya.

“Anggaran polisi kan besar, berpuluh-puluh triliun, tidak ada alasan untuk tidak bisa mengungkap kasus tersebut,” tegas mantan Menteri Kehutanan ini.

Seluruh biaya pengobatan, menurut Kaban, harus ditanggung oleh pemerintah. Jika perlu anak-anak yang orangtuanya terkena ledakan bom itu harus dibiayai. Kaban yakin bom bunuh diri ini bentuk adu domba bagi umat Islam. Sebab, lanjut dia, tidak ada sejarah bom bunuh diri dilakukan di Mesjid.

“Ini kegiatan provokasi umat Islam dan penghinaan terhadap umat Islam. Ini harus dilawan,” pungkasnya. [wid]

2 April 2011

Kuharap dia senang bersamaku..

Bidadari kecilku pulas..
Kujelajahi raut wajahnya..
Kurrata A'ayunku..
Hmmm...pantas saja tiap orang gemas..
Tiap celotehannya selalu saja mengundang gelak tawa..

Seharian ini dia ikut aku ke tokoku..
Hari ini dia mainin baut2 sepeda..ikutan merakit sepeda2 untuk dijual..
Sesekali bawa pompa..
Bu..sepedanya mau dikasih bensin..

satu jam kemudian pandangannya tertuju pada terminal2 listrik yg ada di etalase..
Bu..ayo main kereta api..
Terminal yg 2 lubang..3 lubang..disusun rapi.
Dengan steker sbg kepalanya..
Nyanyian naik kereta apipun terdengar..

Eiits..belom nelpon bapa buu...
tit tut tit tut...
Halo pa..dd mau mainan untuk masak2an..
yang di rumah sudah kotor..
Lho..kan bisa dicuci..aku menimpali..
Ayo kita main blender aja de..
Lalu kukeluarkan blender dari dusnya..sdh lama barang itu tdk laku..biarinlah..yg penting dd happy..
Seeennggg...dede kegirangan..bu kabelnya dicolokin bu..!
Jangaaan...nanti aja ya yg di rumah kalo mau bikin juice..

Dede hari ini keliatan seneng banget..
Makannya lahap..minum susunya juga..
Baru kubelikan dot baru..

Ya Allah..andaikan bisa..tiap hari terus mendampingi putriku..betapa senangnya..
Sahabatku mengingatkan..jadi One minute mom...tapi berkwalitas..
Lebih baik daripada mendampingi setiap waktu tapi tanpa makna..