Saya pernah menulis tentang psikologi sebutan radikalisme. Klaim radikalisme saya bongkar secara psikologis. Hasilnya, perspektif psikologi menjelaskan justru mereka yang rajin mengklaim orang atau pihak lain radikal-lah yang sebenarnya radikal. Mengapa? Karena "unconscious radical personality" atau "kepribadian radikal tak sadar" dirinyalah yang membuatnya gemar dan mudah menuduh pihak lain radikal. Kepribadiannya extrovert-impulsif, selalu intervensi, mudah mengklaim, menuduh dan menstigma pihak lain dengan vonis negatif yang belum tentu benar dan tanpa berpikir akibatnya.
Seorang dengan mentalitas moderat atau tak radikal, tak akan mudah menuduh dan menstigma orang lain. Dia akan toleran dengan perbedaan perspektif dan pemikiran serta membiarkannya. Dia akan fokus pada dirinya menyuarakan yang menjadi perhatian dirinya dan apa yang menurutnya benar.
Lalu, saya contohkan orang-orang radikal, para pejabat negara dalam pemerintahan Jokowi yang sering dan rajin mengklaim pihak lain radikal pada para ulama dan aktivis dakwah Islam, yang sering dengan argumentasi yang menyedihkan atau lebih karena kebencian dan ketakutan atas bayangannya sendiri.
Tulisan itu menarik banyak orang dan sampai ke Hersubeno Arif, melalui share oleh seorang profesor mantan pengurus PB HMI. Kita tahu, Hersubeno adalah wartawan senior dari Forum News Network (FNN) yang channel youtubenya populer dan host rutin channel Rocky Gerung.
Mas Hersu tertarik dengan tulisan itu dan dia mengontak saya untuk jadi narsum dalam podcastnya dan ditayangkan dalam channelnya Hersubeno Point. Wawancara dan dialog pun dilakukan secara online melalui zoom karena saat masih musim covid-19 kalau gak salah.
Sayang, setelah selesai, dialog itu tak dapat ditayangkan di channelnya karena suara saya kurang jelas dan banyak putus-putus. Saat itu memang saya pake headset yang ada dan ternyata tidak memadai karena permintaan Mas Hersu memang mendadak. Akhirnya, dialog itu di take down, tak jadi ditayangkan. Kita berdua menyayangkan, untungnya saya sudah menuliskannya, banyak di share dan dibaca banyak orang.
