18 Januari 2013

Kenalilah Mereka



Sebenarnyalah pergerakan Islam modern merupakan pelopor utama dalam berbagai lapangan, terutama dalam medan perang dalam mengusir musuh musuh Islam dari luar dan menghadang musuh dari dalam.
Dalam masa satu abad terakhir ini telah menyumbangkan kafilah panjang para Syuhada dari putra putri pilihan. Kiranya sejarah akan memelihara kecemerlangannya dan kemurnian perjuangan dan pengorbanannya dari tangan tangan jahil yang hendak mengaburkannya dengan tulisan dan ucapan yang mengandung kebohongan, pemutarbalikan fakta dan pencemaran.
Umat Islam sedang mengalami masa masa gelap pekat karena musuh musuh Islam yang memiliki alat propaganda dan komunikasi, berhasil mengelabui masyarakat dan menyesatkan pendapat umum. Mereka berhasil memburuk burukkan kaum mukminin yang tidak bersalah dan berdosa dengan berbagai fitnah dan pencemaran nama baik para mujahidin yang takwa dan patriotik. Mereka berhasil merusak nama baik para mujahidin dengan cerita sensasi, tanpa mengenal etika dan tanpa takut terhadap pembalasan Allah Yang Maha Pembalas dan Maha Perkasa.
Musuh musuh Islam, baik di barat maupun di timur, baik di luar negeri maupun di dalam negeri, baik secara terpisah, sendiri sendiri maupun secara bersama sama telah memerangi Islam dan para Dai Islam dengan ganas. Mereka diperangi oleh semua kaum kolonial, mereka diperangi oleh gerombolan orang orang feodal, mereka diperangi oleh komplotan kaum kapitalis dengan zalim, mereka diperangi oleh kefasikan, oleh kejahatan , oleh tiran di mana mana.
Maka, menjadi kewajiban masyarakat Islam untuk mengenali pergerakan Islam yang sebenarnya, agar jangan sampai termakan propaganda jahat dan fitnah dengki musuh Islam.
Akhir kata, hendaknyalah kaum muslimin di mana saja mereka berada, menyadari benar bahwa peperangan terhadap pergerakan Islam pada hakikatnya adalah peperangan terhadap Islam itu sendiri, bahwa musuh musuh Islam, baik dari kelompok atheis, komunis, barat dan para antek dan pendukungnya, berniat membuat cerita palsu sebagai alasan untuk memukul hancur pergerakan Islam untuk pada akhirnya menghancurkan agama Islam sebagai sasaran utamanya. 

Bergeraklah Para Mujahid Dakwah..!


Hasan al-Banna mengatakan "Materialisme yang dimotori Yahudi dan diikuti oleh Negara Negara penjajah tidak bisa diselesaikan kecuali dengan dakwah kalian, tidak ada kekuatan yang dapat menghalanginya kecuali umat ini berjamaah. Oleh sebab itu, maka aku ingatkan kalian, aku sampaikan kepada kalian, bahwa sejak saat ini kalian akan menghadapi ujian dan cobaan yang besar lagi menyakitkan. Akan tetapi, apabila kalian sabar dan bersikap konstan, pastilah kalian akan meraih kemenangan. Maka bersiap siaplah menyambut ujian. Bersabarlah, dan saling memperkuatlah. Hanya ada dua pilihan baik bagi kalian, menang atau mati sebagai syuhada di jalan kebenaran".

4 Januari 2013

KAMI AKAN SELALU MERINDUKAMU MOM



Kamis tanggal 3 Januari 2013 / 22 Muharram 1434 H pukul 11.15 Wib, Allah Swt telah memanggilnya (Hj. Mariah -85 th) di Rumah Duka Jl. Raya 206 Banjaran Bandung 40377. Semoga Allah Swt menempatkan beliau di Surga-Nya. Amien
Ibu,,jika memang dengan aku menjelma angin, lantas kau dapat merasakan kesejukan itu,,akan ku lakukan itu untukmu,,aku tak tau akan seberapa berharganya hidupku bila tanpamu..Karena Yang ku tau,, kau mampu membuat cinta ini semakin besar..Kau t’lah banyak berjuang untukku,, untuk nafasku..Kalaupun aku bisa menciptakan sedikit senyuman itu,,mungkin itu tak kan pernah sebanding dengan apa yang kau lakukan untuk hidupku..Aku selalu berharap,, Tuhan tak pernah ambil senyum itu darimuPercayalah,,aku mencintaimu dengan hati,,dengan hati yang tak bisa ku sematkan pada wanita selainmudan aku menyayangimu dengan nada,,dengan nada yang tak bisa ku harmonikan pada yang lain.. Ibu,boleh kan aku merayu?aku ingin berbaring di pangkuanmu,mengadu tentang hari-hari lelahku,tentang keras dunia,yang tak seteduh kasihmu,dan ingin kupertanyakan,mengapa di luar sana,tak pernah kutemukan keikhlasan,seperti keikhlasanmu padaku.Ibu,Belailah rambutku,pijatlah lenganku,usaplah dahiku,aku ingin membasahi pangkuanmu,dengan air mataku,dengan keringat dinginku,dan ninabobokan aku,bacakan kisah-kisah tentang indahnya surga,hingga aku terlelap.Ibu,Ibuku sayang,acap kali kulihat,orang-orang hanya sempat mencium ibunya,sekali saja,saat jasad ibunya hendak dikebumikan,sungguh,aku tak ingin seperti itu,maka ijinkan aku,untuk menciummu setiap hari
Aku berangkat sekarang untuk membantai lawan—
Untuk berjuang dalam pertempuran.
Aku berangkat, Bu, dengarlah aku pergi
Doakanlah agar aku berhasil.
Sayapku sudah tumbuh, aku ingin terbang.
Merebut kemenangan di mana pun adanya.
Aku akan pergi, Bu, janganlah menangis—
Biar kucari jalanku sendiri.
Aku ingin melihat, menyentuh, dan mendengar
Meskipun ada bahaya, ada rasa takut.
Aku akan tersenyum dan menghapus air mata—
Biar kuutarakan pikiranku.
Aku pergi mencari duniaku, cita-citaku
Memahat tempatku, menjahit kainku
Ingatlah, saat aku melayari sungaiku—
Aku mencintaimu, di sepanjang jalanku.
Dalam setiap irama tubuhmu kau selalu menyapa
Dalam kepenatan yang tak pernah terbisikkan kau selalu mendekap
Dalam kerinduan yang sangat kau tak pernah ingin lepas dariku