7 September 2010

MUI Minta Pemerintah AS Cegah Pembakaran Alquran


Jakarta (ANTARA) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta agar pemerintah Amerika Serikat dan pemuka agama di negara tersebut turun tangan untuk mencegah rencana pembakaran kitab suci umat Islam, Al Quran yang sempat dilontarkan sebuah gereja di AS.
"MUI mengimbau kepada semua pihak terutama pemerintah AS dan pimpinan agama di AS untuk mencegah hal tersebut, guna menghindari konflik agama yang sangat luas di dunia," kata Ketua MUI KH Ma`ruf Amin dalam jumpa pers di Gedung MUI, Jakarta, Selasa.
Sebelumnya apa yang disebut "Hari Pembakaran Al Quran Internasional" sempat diprakarsai sebuah gereja di Florida, AS dalam memperingati sembilan tahun serangan 11 September 2001.
Gerakan provokatif itu disampaikan oleh Dove World Outreach Center, gereja perjanjian baru non-denominasi di Gainesville, Florida, AS dalam situs jejaring sosial Facebook dan Youtube di mana mereka mengundang umat Kristen untuk membakar kitab suci umat Islam tersebut.
MUI sendiri telah meminta umat Islam terutama di Indonesia untuk tidak terpancing ajakan tersebut apalagi dengan adanya kenyataan rencana itu juga ditentang oleh umat Kristen sendiri.
Para pimpinan umat beragama di Indonesia juga telah berkumpul untuk membahas hal tersebut dan sepakat bahwa ajakan semacam itu tidak perlu ditanggapi.
Para pimpinan agama juga telah menyampaikan keberatan terhadap pemerintah AS mengenai adanya rencana semacam itu sehingga meminta agar pemerintah AS dapat melakukan intervensi untuk mencegahnya karena konflik antaragama terbukti selalu menimbulkan banyak korban jiwa.

Tidak ada komentar: