Oleh : Aay Mohamad Furkon
Santri tak bisa masuk Universitas Negeri kini sudah bukan jamannya lagi. Prinsip belajar dalam Islam yang komprehensif coba diwujudkan oleh Pesantren Persatuan Islam (PPI) No. 31 Banjaran coba diwujudkan. Terbukti santrinya mampu menjebol Universitas Negeri ternama di Indonesia.
“Selaku mudir Mu’alimin, saya sangat bergembira banyaknya santri Mu’alimin yang masuk Universitas Negeri ternama di Indonesia,” ungkap Ustadz Yudi Wildan Mudir Mualimin (Kepala Sekolah setingkat Aliyah) Pesantren Persatuan Islam (PPI) No. 31 Banjaran, Kab. Bandung, pada wartawan sudahbaca.com, Kamis 7/4/2022.
“Untuk tahun ini ada 1 masuk ITB jurusan MIPA, 2 masuk Unpad (jurusan Agroteknologi dan Ilmu Peternakan) dan UPI (Jurusan Seni rupa dan Kerajinan, semuanya melalui jalur SNMPTN,” sambungnya.
“Prestasi yang mereka raih tidak bisa lepas dari dedikasi para guru yang sungguh-sungguh dan juga kerja keras para santri sendiri dalam kegiatan belajar dan mengajar,” papar Yudi.
Mualimin Pesantren Persatuan Islam (PPI) No. 31 Banjaran memang terbilang ‘nyeleneh’ dibandingkan dengan Mu’alimin pesantren yang lainnya.
“Mualimin Pesantren Persatuan Islam (PPI) No. 31 Banjaran hanya buka jurusan IPA, tidak buka jurusan yang lain. Berbeda dengan Pesantren Persatuan Islam lainnya yang pasti punya jurusan agama dan IPS,” ungkapnya.
Baca Juga: Mereka yang Harus Qadha dan Fidyah
Sejak 4 tahun terakhir dari Pesantren Persatuan Islam No. 31 Banjaran selalu berhasil masuk ke universitas ternama di Indonesia. Dan istimewanya para santri tersebut komunikasi dengan pesantren selalu terjalin dengan baik.
“Kendala yang masih dihadapi saat ini adalah kendala sarana dan prasana labolatorium yang masih belum memadai. Disini kan jurusan IPA jadi labolatorium nya relatif agak mahal,” pungkasnya.
https://www.sudahbaca.com/pendidikan/pr-3753165486/santri-persis-serbu-universitas-negeri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar