8 Agustus 2022

PEMIMPIN DAN KEPEMIMPINAN


 

Ada baiknya pra muktamar persis ke -16 berkaca pada masa kekholifahan atau masa  keemasan Sahabat-sahabat Rasulullah Saw. Tentang 5 butir nota kesepahaman:


*شروط إمارة المؤمنين*


اتفق أئمة المسلمين على مجموعة من الشروط التي يجب توافرها فيمن يتولى إمارة المؤمنين، فيما اختلفوا على شروطٍ أخرى، وفيما يلي مجموعة شروط إمارة المؤمنين التي أجمع عليها فقهاء وعلماء الدين الإسلامي:


1) أن يكون امير المؤمنين مسلمًا، إذ لا تصح الولاية لكافر، قوله تعالى {وَلَن يَجْعَلَ اللَّـهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلًا﴿١٤١﴾}.


2) أن يكون امير المؤمنين مكلفًا، ويشمل ذلك العقل والبلوغ، إذ لا تصح إمامة صبي، أو مجنون لأنهما في ولاية غيرهما، لذا لا يوليان على المسلمين.


3) أن يكون ذكرًا، إذ لا تصح إمارة النساء، فالإمارة تناط بها مخاطر وأعمال جسيمة تتنافى مع طبيعة المرأة وأنوثتها، وفي الحديث الشريف ” لن يفلح قوم ولوا أمرهم امرأة”.


4) أن يحقق شرط الكفاية، وتشمل الجرأة والشجاعة والنجدة بما يمكنه من إصدار أمر الحرب والدفاع عن الإمة وإدارة ساستها.


5) أن يكون حرًا، فالعبد مشغول بخدمة سيده، لذا لا تصح إمامة من فيه رق وعبودية.


Para Ulama, Fuqoha dan para Imam telah merumuskan Nota kesepahaman,  tentang Syarat- syarat pemimpin dikalangan mukminin meliputi:


 1. Bahwa pemimpin harus seorang Muslim, pemimpin oleh orang kafir tidak sah, sebagaimana Firman Alloh:

" ...Allah tidak akan memberi jalan kepada orang kafir untuk mengalahkan orang-orang beriman ( QS. Annisa 141).


2.  Bahwa pemimpin harus bertanggung jawab, dan musti sehat akal pikiran  ( sehat jasmani dan rohani) ,  tidak sah pemimpin oleh anak kecil atau  oleh orang gila ( sakit)  apalagi mereka yang masih berada di bawah umur dan di bawah standar. 


3. Bahwa laki- laki di bawah kepemimpinan wanita tidak sah, karena Pemimpin itu mengemban amanat sebuah risiko yang serius sedangkan tipologi pemimpin wanita tidak sesuai dengan sifat dan karakter feminismenya. 

dalam hadits:  “Tidak akan sukses suatu kaum apabila pemimpin dikalangan mereka seorang perempuan”


4.  Bahwa Pemimpin harus memenuhi syarat yang memadai dalam aspek keberanian.  Sekalipun angkat senjata untuk mempelopori berperang demi membela dan menjaga stabilitas  negara (ormas). Dan Pemimpin itu harus memiliki skill mengelola organisasi. 


 5. Bahwa pemimpin itu harus memiliki jiwa merdeka, ( bebas finansial dan bebas dari cengkraman kolonial) karena sejatinya  pemimpin akan sibuk melayani tuannya ( ummatnya), sedangkan pemimpin yang terlalu sibuk dan diperbudak oleh kepentingan pribadinya tidak sah. 


والله اعلم


Garut,  8 Agustus 2022 M / 

10 Muharam 1444 

Tidak ada komentar: