3 Juli 2025

Katanya Mau Lokal, Tapi Nama Rumah Sakit Masih Pakai Latin & Ibrani⁉️

 


Oleh : Kang Uce 


🏪Jika konsistensi adalah prinsip dalam merawat budaya, maka banyak nama rumah sakit di bawah ini juga seharusnya masuk radar “de-lokalisasi” Kang Dedi Mulyadi . Tapi kenyataannya tidak. Hanya ketika sebuah nama mengandung unsur Arab terutama yang identik dengan Islam tiba-tiba dianggap “asing” atau “tidak mencerminkan kearifan lokal”. Ini menunjukkan bahwa masalahnya bukan pada “bahasa asing”, melainkan pada sensitivitas selektif terhadap identitas tertentu.


1⃣ RS Immanuel – Bandung

“Immanuel” berasal dari bahasa Ibrani yang berarti “Tuhan beserta kita”.

Nama ini berakar dari tradisi Kristen.


2⃣ RS Santo Borromeus – Bandung


“Borromeus” merujuk pada Carlo Borromeo, seorang santo Katolik dari Italia.

Nama ini berakar dari tradisi Katolik Italia.


3⃣ RS Hermina – Beberapa kota di Jawa Barat (Bandung, Depok, Bekasi)


“Hermina” adalah nama perempuan dari akar Latin atau Yunani, tidak berhubungan langsung dengan budaya lokal.


4⃣ RS Elisabeth – Purwakarta


“Elisabeth” adalah nama dari bahasa Ibrani-Yunani, populer dalam tradisi Kristiani.


5⃣ RS Advent – Bandung


“Advent” berasal dari bahasa Latin “adventus” yang berarti "kedatangan", merujuk pada kedatangan Yesus dalam tradisi Kristen Protestan.


6⃣ RS St. Carolus – Bekasi (jaringan Katolik)


Carolus adalah bentuk Latin dari Charles, nama Eropa klasik, merujuk pada Santo Carolus Borromeus.


7⃣ RS St. Vincentius – Garut


Nama Vincentius berasal dari bahasa Latin, lazim dalam tradisi Katolik.


8⃣ RS Ananda – Bekasi


Ananda berasal dari bahasa Sansekerta, artinya “kebahagiaan”, sering digunakan dalam budaya Hindu-Buddha.

Tidak ada komentar: