31 Oktober 2009

KH. DRS. SHIDDIQ AMIENULLAH, MBA TELAH TIADA

Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) K.H. Shiddieq Amin (53) meninggal dunia pada Sabtu (31/10) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Almarhum sempat dirawat tiga minggu di RS Al Islam Bandung, akibat mengalami stroke dan penyumbatan di otaknya.

Menurut Bendahara Umum PP Persis, H. Andi Sugandi, almarhum dilarikan ke rumah sakit akibat terserang stroke pada Jumat (9/10) lalu. "Saat itu Ustaz Shiddieq akan ke Bandung setelah mengisi pengajian di Kota Tasikmalaya. Namun, di daerah Nagreg, Kab. Bandung, Ustaz Shiddieq terkena serangan stroke sehingga dilarikan ke RS Al Islam," katanya.

Hasil analisis tim dokter, Ustaz Shiddieq mengalami pendarahan di otak kanan dan ada penyumbatan. Akhirnya, pada Senin (12/10) dilakukan operasi yang berjalan sukses.

Namun, sejak masuk RS sampai wafat, Ustaz Shiddieq hanya terbaring tanpa memberikan reaksi (koma). "Memang kata dokter muncul reaksi ketika diberikan stimulan dari obat-obat yang diberikan. Namun, Allah sudah menggariskan takdir-Nya untuk Ustaz Shiddieq," kata H. Andi.

Rencananya, jenazah Ustaz Shiddieq akan langsung dibawa ke Pesantren Benda, Kec. Cipedes, Kota Tasikmalaya, untuk disalatkan dan dimakamkan esok harinya. Selama ini Ustaz Shiddieq merupakan pengasuh pesantren tersebut.

"Rencananya jenazah Ustaz Shiddieq disemayamkan dulu di masjid Kantor Pusat PP Persis sampai Minggu (1/11) pukul 8.00 WIB agar umat ikut menyalatkannya," katanya.

Sementara itu, berbagai ucapan belasungkawa diterima "PR" dengan wafatnya Ustaz Shiddieq.

"Alim ulama dan warga Jawa Barat kehilangan sosok ulama yang tekun dan tak kenal menyerah dalam dakwah," kata Ketua Umum MUI Jabar K.H. Hafizh Utsman.

Cendekiawan Islam Prof. Dr. Dadan Wildan merasa benar-benar kehilangan atas kepergian almarhum. "Beliau telah membawa Persis dengan baik, dan lebih fokus dalam pencerahan," katanya.

Ucapan belasungkawa juga disampaikan pimpinan ormas-ormas Islam di Jawa Barat seperti Wakil Ketua PW NU Jabar K.H. Surjani Ichsan, Ketua Persatuan Umat Islam (PUI) Jabar H. Djadja Djahari, Ketua PW Muhammadiyah Jabar H. Dadang Kahmad, Pengurus Al Irsyad Al Islamiyah Jabar H. Abdullah Syuaib, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jabar H.R. Maulany, dan lain-lain.

Mereka merasa sangat kehilangan dengan kepergian Ustaz Shiddieq. "Semoga jejak perjuangan Beliau bisa dilanjutkan," tutur Djadja. (A-71)

Tidak ada komentar: