12 Februari 2025

DIKLATSAR TEMPAAN KADER

 


oleh : ERI BOWIE RIDWAN LATIF*

M.8804052.CE


DIKLATSAR XXXIX MAHAPEKA (Mahasiswa Pencinta Kelestarian Alam) merupakan kegiatan yg bukan hanya program latihan dasar organisasi biasa, kegiatan ini merupakan satu langkah pengkaderan mahasiswa Muslim yang peduli pada komitmen kepencintaalaman yg bersumber pada substansi al Qur'an sebagai dasar pijakan pokok organisasi :

..هُوَ اَنْشَاَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيْهَا..

Dia telah menciptakanmu dari bumi (tanah) dan menjadikanmu pemakmurnya (QS. HUD : 61)

Sejak tahun 1990   MAHAPEKA memilih tagline / motto organisasi ; " Biarkan Kami Berkiprah Dengan Cara Kami Sendiri" merupakan pengejawantahan dari QS. Ar-Ra'd : 11

اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ

... Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka...

Unit Kegiatan Mahasiswa di UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang didirikan pada 7 Maret 1984 dan perkembangan selanjutnya tepat pada tahun 1989 MAHAPEKA tersebar di tiga perguruan tinggi ; 1. Universitas Islam Negeri "SGD" Bandung, 2. Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, dan 3. Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, yang insya Allah dalam waktu dekat akan melaksanakan KONGRES pertamanya, MAHAPEKA merupakan "satu-satunya organisasi" Pencinta Alam di Indonesia yang tersebar di tiga Perguruan Tinggi.

MAHAPEKA menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) ke-39 yang berlangsung dari 28 Januari 2025, Kegiatan ini meliputi materi kelas di kampus, latihan lapangan di Leuweung Tengah, Ranca Upas, serta longmarch menuju kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Ahad 9 Februari 2025 sekaligus penutupan oleh pihak Rektorat yang diwakili oleh saudaraku bapak Helmi.

Saya bangga menjadi Anggota Kehormatan dan sekaligus pernah diamanahi  sebagai Ketua Umum MAHAPEKA periode tahun 1990 - 1992.

Pesan saya untuk anggota baru MAHAPEKA : selamat datang di Tenda Besar Generasi yang komit terhadap substansi Al Qur'an sebagai ruh sikap mental kepencintaalaman. Perlihatkanlah prestasi kalian baik dalam studi maupun dalam kehidupan yang nyata, tanpa kepura-puraan.

Allah tidak memaksa kita untuk berpikir keras bagaimana cara menyelesaikannya.

Allah tidak pernah meminta kita untuk terus meratapi rasa sakit yang tidak ingin kita terima.

Allah juga tidak menyuruh kita untuk terus kecewa dengan pilihan dan keputusan-keputusan yang salah.

Allah hanya meminta kita shabar dan shalat.

Sabar untuk tetap bertahan menghadapinya sambil mengusahakan yang terbaik semampu kita.

Shalat untuk berbagi rasa dengan-Nya, mencurahkan rasa syukur sekemampuan diri.

Selebihnya, Allah yang atur karena Dia Maha Pemilik aturan.


*Ketum periode 1990-1992
Ketua FKUB Kab. Bandung
Ketua MUI Kab. Bandung


Tidak ada komentar: