5 Oktober 2010

Pengunduran Tahapan Pemilukada , 2 Pasangan Cabup Tak Masalah



SOREANG,(GM)-
Diundurkannya tahapan pemilukada putaran kedua Kab. Bandung karena harus menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap gugatan pasangan Deding Ishak-Siswanda (KDI-Sis), tidak menjadi masalah bagi pasangan calon Bupati Bandung, Dadang Naser. Justru sebaliknya ia menganggap tindakan tersebut menandakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) taat hukum.

Menurut Dadang Naser kepada "GM", Senin (4/10), mundurnya tahapan pemilukada ini tidak menjadi masalah baginya. Apalagi meski tahapan mundur dari yang harusnya mulai Senin (4/10) menjadi Jumat (8/10), tidak mengubah proses pencoblosan yang dijadwalkan tanggal 31 Oktober 2010.

"Itu bukan sebuah pelanggaran yang dilakukan KPU. Justru sebaliknya menunjukkan KPUD taat hukum, dengan menunggu putusan MK soal dugaan penyelewengan pemilu. Apalagi pengunduran ini tidak mengganggu tahapan pencoblosan," katanya.

Dijelaskan Dadang, dengan pengunduran tahapan pemilu selama tiga hari, KPU bisa melakukan kegiatan lain seperti konsolidasi internal dan persiapan penyelenggaraan. "Masa pengunduran selama tiga hari bisa digunakan KPUD untuk konsolidasi internal, dan persiapan penyelenggaraan secara lebih matang," katanya.

Ia menuturkan, meski diundur ia percaya KPU sudah punya mekanisme untuk mengantisipasi situasi ini. "Kami dengan senang hati akan membantu apa yang mungkin bisa dilakukan, untuk menyukseskan pemilukada yang aman, damai, lancar tanpa ada pelanggaran dari pihak mana pun. Itu sudah jadi komitmen DNDR," tegasnya.

Hal yang sama dikatakan Gungun Gunawan, tim sukses pasangan Ridho Budiman Utama-Dadang Rusdiana. Menurutnya meski belum menerima pemberitahuan resmi dari KPU Kab. Bandung mengenai pengunduran tahapan pemilikada, namun pihaknya menghargai putusan MK. "Kalaupun ternyata keputusan MK Pemilukada Kab. Bandung ada putaran kedua, KPU tetap harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat," ujarnya sambil menambahkan, sosialisasi harus dilakukan sedini mungkin.

Sementara itu, salah seorang anggota Komisi A DPRD Kab. Bandung yang juga Ketua DPC Partai Bulan Bintang, Asep Anwar menuturkan, KPU seharusnya tetap menjalankan tahapan sesuai yang direncanakan tanpa menunggu keputusan MK.

KPU harusnya tidak mencampuradukkan keputusan MK dengan tahapan pemilukada. (B.97)**

30 September 2010

Jundullah


Biyadika Raksanagari Latiefah & Barami Maulidajindi Latiefah......., Buktikan bahwa kalian itu "para pejuang Allah" Anakku.....

Yusril : SBY Jangan Main-main dengan Saya


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra  mengingatkan agar Presiden SBY jangan main-main soal kasus Sisminbakum yang menyeret dirinya menjadi tersangka. Yusril mengatakan, jika Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan seluruh gugatannya soal keabsahan jabatan mantan Jaksa Agung Hendarman Supanji, maka Presiden SBY bisa dimakzulkan.

"Kalau putusan MK soal jabatan Hendarman dinyatakan berlaku sejak 2009, berarti DPR bisa mengajukan hak menyatakan pendapat lantaran SBY bisa dianggap salah dan melanggar konstitusi dan melanggar sumpah jabatan. Itu dampak politiknya serius," ujarnya usai Halal Bihalal dan Tasyakuran di kantornya.

Yusril menjelaskan, seandainya proses politik di DPR berjalan dalam perkara dugaan pelanggaran konstitusi ini, maka kasus tersebut bisa berlanjut sampai ke MK. "MK dalam posisi yang sulit untuk menolak keputusan DPR, jika saja DPR menggunakan hak menyatakan pendapat. Pasti akhirnya diimpeach," ujar Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang tersebut.

Mantan Mensesneg tersebut mengingatkan jika SBY tetap menggunakan kekuasaannya untuk kembali menyeretnya dalam kasus Sisminbakum, berarti telah memilih untuk kembali bermain dengan dampak politik yang akan didapatkannya nanti.

"Jangan main-main dengan saya. Jangan dikira saya sembarangan. Dampak politiknya bisa serius. Bisa mati satu mati semua. Semua langkah sudah diperhitungkan secara matang, termasuk upaya saya menggugat posisi Jaksa Agung ke MK kemarin yang kemudian memenangkan sebagian gugatan saya," ujarnya.

Penulis : alie_usman
Editor : yulis

27 September 2010

Prof. Maman Pimpin Persatuan Islam

 

Prof. DR. H. M. Abdurrahman, MA meraih 361 suara dalam Pemilihan Ketua Umum Persatuan Islam (PERSIS) pada MUKTAMAR XIV di Kota Tasikmalaya, sedang diurutan kedua ditempati Dr. H. Atip L. Hayat, SH. LLM dengan 151 suara, dengan demikian Prof. Maman terpilih menduduki amanah Ummat sebagai Ketua Umum Persatuan Islam (PERSIS) untuk masa Jihad 2010 - 2015

26 September 2010

PERSIS AKAN BANGUN UNIVERSITAS


Persatuan Islam (Persis) berencana membangun universitas di Ciganitri Kab. Bandung. Pemerintah menyatakan kesediaannya membantu merealisasikan rencana tersebut yang dinyatakan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani antara Ketua Persis Maman Abdurahman dan Menteri Pendidikan Nasional M. Nuh dalam Muktamar XIV Persis di Kota Tasikmalaya, Sabtu (25/9).
Dalam nota kesepahaman itu tidak disebutkan secara detail bantuan apa yang akan diberikan pemerintah. Namun nota kesepahaman itu menjadi payung hukum kerja sama antara Persis dan pemerintah. Tidak hanya dengan Kementerian Pendidikan Nasional, kerja sama itu juga mungkin dilakukan dengan kementerian-kementerian yang lain.
"Selama muktamar ini tentu ada ide macam-macam. Mana ide yang bisa dikerjasamakan dengan kementerian. Pada prinsipanya sudah sah. Ibarat pengantin, akad nikah sudah. Kami lebih berposisi sebagai istri. Artinya suaminya Persis mau apa, silakan," kata M. Nuh.
Ketua Umum Persis Maman Abdurrahman mengatakan, rencana kini yang sedang disiapkan Persis ialah pendirian sebuah universitas umum. Persis sudah menyiapkan tanah di Ciganitri Kab. Bandung, berada di lokasi yang sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam (STIA) milik Persis. Luas lahan yang sudah disiapkan sekitar 2 hektare.
"Jurusannya tidak hanya agama. Rencananya ada ekonomi syariah, ilmu hukum, teknologi, pertanian, dan peternakan. Sekarang ini kami sedang mengkaji agar jurusan-jurusannya tidak tumpang tindih dengan yang sudah ada.Kami berharap ini bisa menjadi sarana pengembangan sumber daya manusia Persis," katanya.
Sampai saat ini, Persis telah memiliki 445 sekolah dari tingkat sekolah dasar hingga pendidikan menengah atas. Selain itu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) milik Persis tersebar di tiap desa.
Ekonomi rakyat
Dalam pidatonya di depan peserta muktamar, Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan, sedikitnya lima kementerian siap menandatangani nota kesepahaman dengan Persis untuk mengembangkan perekonomian rakyat. Lima kementerian itu, yakni Kementerian Kelautan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Kementerian UMKM, dan Kementerian Perindustrian.
Pada tahun ini terdapat 13 persen atau sekitar 31 juta penduduk miskin di Indonesia. Menurut Hatta, sebagian besar merupakan umat Islam yang bekerja sebagai petani, nelayan, dan buruh.
"Kami akan terus berupaya menekan angka kemiskinan ini, di antaranya dengan menciptakan banyak lapangan pekerjaan dan menanamkan mental berwirausaha kepada masyarakat," katanya.
Hatta menuturkan, nota kesepahaman dari lima kementerian itu dibuat terutama untuk meningkatkan keterampilan (capacity building) masyarakat agar tercapai kemandirian ekonomi.
Menurut dia, peningkatan keterampilan merupakan hal yang perlu dipersiapkan dalam menjalankan usaha selain modal dan pemasaran.
Sementara itu, Hatta juga mendukung penerapan ekonomi berbasis syariah yang mulai diminati masyarakat. Menurut Hatta, kini bank syariah tengah dilirik pusat keuangan- keuangan di dunia. Pertumbuhan bank syariah di Indonesia, kata dia, cukup pesat. "Pada tahun 90-an hanya ada belasan, sedangkan pada 2000-an sudah mencapai ratusan," katanya.
Untuk mengembangkan bank syariah ini, menurut Hatta, ada beberapa peran yang bisa dilakukan Persis, di antarnya sebagai motivator dan fasilitator. Hatta menambahkan, pemerintah akan bekerja sama dengan Persis dengan memberikan pembiayaan langsung.
Ketua Umum Persis H. Maman Abdurrahman menyambut baik hal ini. Dia mengatakan, dengan sejumlah bantuan itu, Persis akan mendorong sejumlah SDM-nya di berbagai daerah untuk mengembangkan produksi pertanian, perikanan, dan hasil bumi. "Jadi, jangan sampai ada impor makanan lagi ke negeri ini," katanya.

25 September 2010

Presiden Buka Muktamar Persis XIV

Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu (25/9/2010) siang, membuka Muktamar Persis XIV di Masjid Aisyah, Kota Tasikmalaya, dengan membunyikan angklung, alat musik khas Jawa Barat. "Muktamar Persis beserta otonomnya saya nyatakan dengan resmi dibuka," kata Presiden di hadapan para tamu undangan yang diperkirakan dihadiri 10.000 orang.
Setelah menyampaikan sambutannya itu, Presiden langsung membunyikan angklung yang sudah disediakan di panggung utama.
Seusai Presiden membunyikan angklung, para pengiring musik dan paduan suara dari beberapa guru sekolah di Kota Tasikmalaya langsung mengiringi bunyian angklung tersebut. Doa bersama ucap syukur sebagai tanda dibukanya Muktamar Persis di Tasikmalaya.
Seusai pembukaan, Presiden yang hadir beserta Ny Ani Bambang Yudhoyono dan para menteri mendengarkan iringan musik angklung yang dipadukan dengan alat musik elektrik. Alunan musik tersebut diiringi lantunan dua lagu  yang dinyanyikan anak-anak.
Selain membuka Muktamar Persis, Presiden juga meresmikan Masjid Aisyah yang dibangun seorang pengusaha telur di Tasikmalaya. 

Yusril: Langkah Presiden Sudah Benar


Jakarta: Langkah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan menandatangani Keputusan Presiden pemberhentian Hendarman Supandji selaku Jaksa Agung dinilai sudah tepat. "Langkah Presiden sudah benar dan seharusnya dilakukan segera, beberapa jam, setelah adanya putusan MK," kata Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yusril Ihza Mahendra di Jakarta, Sabtu (25/9).
Menurut Yusril keputusan Presiden adalah buntut dari tekanan politik yang begitu kuat atas reaksi "penolakan pemerintah" terhadap putusan MK. Mulai dari opini publik maupun keinginan DPR untuk melakukan interpelasi hingga penyusunan draf Pernyataan Pendapat DPR. "Jadi akhirnya [SBY] mengambil keputusan tepat sebelum mendapat tekanan politik yang lebih besar lagi," ujarnya.
Sebelumnya Mensesneg Sudi Silalahi mengatakan Keppres bernomor 104/P/2010 pemberhentian Hendarman dikeluarkan Presiden pada Jumat 24 September 2010. "Beliau memutuskan memberhentikan dengan hormat Hendarman Supanji sebagai Jaksa Agung dan selanjutnya Presiden menugaskan Wakil Jaksa Agung untuk melaksanakan tugas dan wewenang jaksa agung hingga terpilihnya jaksa agung definitif," kata Sudi.
Dengan demikian, sejak 24 September 2010, Hendarman resmi memasuki masa pensiun dan tidak lagi berkantor di Gedung Bundar. Wakil Jaksa Agung Darmono akan melaksanakan tugas jaksa agung sampai Presiden mengangkat jaksa agung baru. Sudi mengatakan proses pemberhentian Hendarman dilakukan untuk menghormati dan melaksanakan putusan MK dan agar status Hendarman tak lagi menimbulkan polemik.

Lihat - lihat Ruang tahanannya


HENDARMAN SUPANDJI diberhentikan oleh Presiden ditengah perjalanan beliau menjabat sebagai Jaksa Agung RI yang dituangkan dalam KEPPRES dan ditandatangani oleh Presiden BY Jum'at, 24 September 2010 pukul 23.00 wib, sedang melihat-lihat ruangan tahana-nya (sel)

21 September 2010

PRIA SEPERTI WANITA DAN WANITA SEPERTI PRIA


Tanda-tanda Dajjal lain yang diuraikan dalam Hadits ialah bahwa wanita akan seperti pria, dan pria akan seperti wanita. Seperempat abad yang lalu, hal ini masih sukar dimengerti. Akan tetapi sekarang ramalan ini terjadi sungguh-sungguh, yakni bahwa wanita memakai cara-cara kaum pria, misalnya memotong rambut, memakai celana dan sebagainya, sedangkan kaum pria memakai cara-cara kaum wanita, misalnya berambut gondrong, memakai bedak, kalung, gelang dan sebagainya. Parobahan dalam hal kelakuan dan kebiasaan ini begitu jauh, hingga kadang-kadang sukar dibedakan antara wanita dan pria.

Sabda Nabi SAW:  "Wanita akan nampak seperti pria dan pria akan nampak seperti wsnita, ini terjadi sungguh-sungguh.

Pejuangku.....


Salma Labibah......
Engkau Pejuangku....
Engkau adalah generasiku...
Syurga tempatmu...my son.... my pretty girl.. 
Engkau Generasi Penerus Perjuangan Rasulullah...., subhanallah

Kami Mengenangmu......


Hj. Onah dan Salma Labibah........ Kami senantiasa mengenangmu.. semoga Allah menempatkan kalian berdua di sisi-Nya. Amien