11 Maret 2013

Pengamat: Wacana Pencapresan Yusril-Puan Sah Saja



JAKARTA, MENITS.com – Pengamat politik Rico Marbun menilai wacana pencapresan Yusril Ihza Mahendra dan Puan Maharani sah-sah saja. Tetapi menurutnya, ada tantangan tersendiri bagi Yusril dan PBB untuk melakukan pinangan terhadap Puan tersebut. Tantangannya adalah bagaimana menaikkan suara PBB dalam pemilihan legislatif.
“Itu wacana yang sah. Tetapi tantangannya adalah bagaimana PBB dapat meraih perolehan suara yang maksimal di pemilihan legislatif,” ujar pengamat politik Rico Marbun saat di wawancara oleh Menits.com, Minggu (10/3/2013)
Menurut Rico, perolehan suara di parlemen dalam sejarah politik Indonesia, selalu menjadi ukuran untuk mengusung calon presiden dan wakil presiden. Bila suara PBB minimal dapat mengimbangi suara PDIP, maka bisa kemungkinan pinangan Yusril atas Puan tersebut dapat terpenuhi.
“Perolehan suara di parlemen selalu menjadi patokan untuk mengusung calon presiden. Bila perolehan suara PBB besar, pinangan kepada Puan bisa saja terpenuhi,” terangnya.
Selain itu, Rico juga mengingatkan PDIP untuk berhati-hati dalam menentukan calon presiden. Menurutnya, PDIP mesti belajar dari Golkar yang dalam beberapa pemilihan kepala daerah selalu kalah.
“PDIP mesti belajar dari Golkar yang berkali-kali kalah dalam pemilihan kepala daerah. PDIP harus cerdas bagaimana menentukan calon presiden dan wakil presiden nanti,” pungkasnya. (M001)

Tidak ada komentar: